Pelabuhan Kuala Tanjung Terhubung Kereta Api dari Sei Mangkei Reviewed by Momizat on . BATUBARA - Pelabuhan Kuala Tanjung tahap I yakni Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) sudah rampung dan siap untuk diresmikan. Nantinya, pelabuhan ini ter BATUBARA - Pelabuhan Kuala Tanjung tahap I yakni Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) sudah rampung dan siap untuk diresmikan. Nantinya, pelabuhan ini ter Rating: 0

Pelabuhan Kuala Tanjung Terhubung Kereta Api dari Sei Mangkei

Pelabuhan Kuala Tanjung Terhubung Kereta Api dari Sei Mangkei

BATUBARA – Pelabuhan Kuala Tanjung tahap I yakni Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) sudah rampung dan siap untuk diresmikan. Nantinya, pelabuhan ini terhubung dengan kereta api.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pelabuhan dan Sei Mangkei terhubung dengan jaringan kereta api.

“Iya (tersambung kereta). Dari Sei Mangkei, dari Belawan bisa, tapi Sei Mangkei terutama,” katanya di Pelabuhan Kuala Tanjung Sumatera Utara, Sabtu (2/3/2019).

Kereta tersebut akan membawa berbagai komoditas, salah satunya dari sawit. Budi Karya mengatakan, dengan adanya pelabuhan ini maka logistik akan semakin efisien.

Biasanya, barang dari Sei Mangkei dikirim melalui Pelabuhan Belawan yang jaraknya lebih jauh.

“(Biasanya) Sei Mangkei langsung Belawan, jauh kan, di sini lebih murah, lebih dekat. Kapalnya besar-besar di sini, efisiennya tinggi,” sambungnya.

Pelabuhan Kuala Tanjung Terhubung Kereta Api ke Sei Mangkei
Foto: Achmad Dwi Afriyadi

Sementara, berdasarkan keterangan tertulis PT Pelindo I (Persero), KTMT berkapasitas 600 ribu TEUs. Pelabuhan ini dilengkapi dengan dermaga 500×60 m, trestle sepanjang 2,8 km untuk empat jalur truk selebar 18,5 m, serta dilengkapi rak pipa 4 line x 8 inch.

Selain itu, KTMT juga didukung berbagai sarana dan prasarana infrastruktur bongkar muat modern dan canggih antara lain 3 unit Ship to Shore (STS) Crane, 8 unit Automated Rubber Tyred Gantry (ARTG) Crane, 21 unit truck terminal, dan 2 unit MHC serta Terminal Operating System (TOS) Peti Kemas maupun curah cair.

KTMT yang dikelola oleh PT Prima Multi Terminal, perusahaan patungan antara Pelindo I, PT PP (Persero), dan PT Waskita Karya (Persero). Pada tahap awal ini diharapkan bisa melayani ekspor hingga 600 kontainer setiap minggunya. 

Sudah ada sejumlah perusahaan berlokasi di KEK Sei Mangkei, diantaranya Unilever, Wilmar, PT Domas Agrointi Prima (Bakrie Group), Permata Hijau Group (PHG), dan P&G yang telah berkomitmen untuk melakukan ekspor dengan tujuan ke China, India, dan negara-negara di Asia melalui Pelabuhan Kuala Tanjung.

 

 

Sumber: DetikFinance

Tinggalkan Komentar

Copyright PEMKAB BATU BARA © 2014 Hak Cipta di Lindungi Pemerintah. Ini situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari BAPPEDA Kab. BATUBARA. Apabila terdapat data elektronik bassed yang berbeda dengan data resmi paper, maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.

Kembali ke atas