Mengenal Proses Produksi Alumunium di Pabrik Inalum Reviewed by Momizat on . KUALA TANJUNG - PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum setiap tahunnya mampu menghasilkan 260 ribu ton aluminium cair. Berdasarkan pantauan SINDOne KUALA TANJUNG - PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum setiap tahunnya mampu menghasilkan 260 ribu ton aluminium cair. Berdasarkan pantauan SINDOne Rating: 0

Mengenal Proses Produksi Alumunium di Pabrik Inalum

Mengenal Proses Produksi Alumunium di Pabrik Inalum

KUALA TANJUNG РPT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum setiap tahunnya mampu menghasilkan 260 ribu ton aluminium cair. Berdasarkan pantauan SINDOnews yang berkesempatan melihat langsung produksi alumunium pabrik peleburan Inalum di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, ada empat pabrik meliputi pabrik karbon, pabrik reduksi, pabrik penuangan, dan gas cleaning system.

Prosesnya dalam hal ini, bahan baku impor diangkut di Pelabuhan PT Inalum untuk kemudian diibawa ke pabrik peleburan. Selanjutnya terdapat 510 tungku pembakaran yang sehari-hari digunakan untuk melebur aluminium. Dimana fungsi tungku reduksi ini yakni mengubah bubuk alumina menjadi aluminium cair.

Mengenal Proses Produksi Alumunium di Pabrik Inalum
Bahan inilah yang akan dibawa ke percetakan aluminium di pabrik penuangan. Reached alumina yang telah dihasilkan dalam tungku reduksi kemudian dimasukkan ke hopper pot dengan anode changing rame . 

Bahan tadi akan dibawa dengan kendaraan khusus Anode Transportasi Car (ATC) untuk digunakan sebagai elektroda dalam proses elektronika. Setelah anoda tersebut dipakai selama kurang lebih 30 hari di dalam pot puntung anoda tersebut diganti dengan yang baru dan kembali dimasukkan kedalam sebuah tempat dalam pencairan alumunium .

Setelah itu ditempatkan ke dalam penuangan untuk dicetak menjadi sebuah alumunium utuh. Dalam percetakannya ini, penggunaan air pun dilarang dikarenakan akan cukup membahayakan produksi alumunium.

Setelah mendapat proses yang tidak terlalu lama, alumunium cair tersebut dicetak di casting Machinery menjadi ingot dengan berat 22,7 kilogram (kg) per batang. Produksi alumunium pun siap di jual dan diekspor dalam memenuhi kebutuhan alumunium.

 

 

Sumber : SINDONEWS.com

Tinggalkan Komentar

 

Copyright PEMKAB BATU BARA © 2014 Hak Cipta di Lindungi Pemerintah. Ini situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari BAPPEDA Kab. BATUBARA. Apabila terdapat data elektronik bassed yang berbeda dengan data resmi paper, maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.

Translate »
Kembali ke atas